Buka Selasar Baca di Ruang Tunggu Kampus

Buka Selasar Baca di Ruang Tunggu Kampus

Ruang tunggu di LPPM PSGA UIN Suska Riau dimanfaatkan sebagai tempat selasar baca mahasiswa. Buku-buku sumbangan dosen dan mahasiswa digelar untuk menarik perhatian mahasiswa mau membaca buku-buku bacaan tersebut.

Ruang tunggu di LPPM PSGA UIN Suska Riau dimanfaatkan sebagai tempat selasar baca mahasiswa. Buku-buku sumbangan dosen dan mahasiswa digelar untuk menarik perhatian mahasiswa mau membaca buku-buku bacaan tersebut.

 

Oleh Dr. Sukma Erni, M.Pd – Dosen UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau

Riau – Saya tertarik untuk membuat selasar baca ini setelah mengikuti pelatihan budaya baca Tanoto Foundation. Kebetulan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Suska Riau, yang menjadi tempat saya bertugas sering di kunjungi mahasiswa untuk berbagai kegiatan. Saya ingin mendekatkan buku-buku bacaan yang menarik di selasar ruang tunggu PSGA LPPM. Apalagi ruang tunggu PSGA cukup luas. Mahasiswa sering memanfaatkan ruangan tersebut untuk berbagai urusan akademis.

Untuk merealisasikannya, saya membuat pertemuan kecil antara beberapa teman dosen di PSGA dan mahasiswa. Ide dari pertemuan tersebut adalah membuat leaflet digital untuk sedekah buku bacaan. Program selasar buku ini perlu dukungan buku-buku bacaan yang menarik. Kami menyebarkan leaflet tersebut melalui media sosial WhatsApp group kampus.

Ternyata banyak dosen dan mahasiswa yang mendukung. Terbukti dengan lebih dari 100 buku yang terkumpul. Kami langsung merealisasikan selasar baca di PSGA LPPM. Kegiatan membuka selasar buku ini dilakukan seminggu dua kali, yaitu setiap Senin dan Kamis. Pada hari –hari tersebut banyak mahasiswa berkunjung ke LPPM. Mahasiwa menjadi relawan untuk membuka selasar baca pada hari yang disepakati.

Setelah dibuka, respons mahasiswa sangat senang. Sambil menunggu di ruang tunggu PSGA mereka bisa membaca buku-buku yang menarik. Novel menjadi buku favorit yang dibaca mahasiswa. Saya berharap dengan adanya selasar baca ini, mahasiswa menjadi semakin tertarik dengan buku-buku bacaan yang variatif sehingga waktu senggang dimanfaatkan untuk membaca.

FOKUS PROGRAM