Undang Penjaga Kantin Sebagai Narasumber Pembelajaran

Undang Penjaga Kantin Sebagai Narasumber Pembelajaran

Penjaga kantin sekolah diundang ke dalam kelas untuk menjadi narasumber dalam pembelajaran niaga di SDN 131 Kota Jambi.

Penjaga kantin sekolah diundang ke dalam kelas untuk menjadi narasumber dalam pembelajaran niaga di SDN 131 Kota Jambi.

Jambi, – Selama ini proses pembelajaran seringkali belum optimal karena dua hal. Pertama, pembelajaran masih informatif alias mengandalkan buku pelajaran. Kedua, pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga siswa menjadi kurang aktif.

Guru seharusnya bukan lagi menjadi pusat pembelajaran, namun siswalah yang menjadi pusat pembelajaran, sehingga semua siswa menjadi aktif dan semua terlibat dalam kegiatan di dalam kelas, seperti berdiskusi, berani menyampaikan pendapat hingga mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.

Nah, ada yang menarik dari kegiatan pembelajaran di SDN 131/IV Kota Jambi agar siswa menjadi aktif dan mendapatkan materi langsung dari narasumber aslinya, apalagi sekolah tersebut adalah sekolah inklusi yang menerima anak anak berkebutuhan khusus.

Contohnya dalam pembelajaran IPS Kelas VI materi jenis-jenis niaga, Ibu Nurfaidah, sang guru mengundang Ibu penjaga kantin sekolah untuk menyampaikan kepada siswanya tentang pengalamannya berjualan. Mulai dari jenis-jenis barang yang dijual, sumber pembelian barang, sampai keuntungan yang diperoleh.

“Agar siswa tahu langsung dari narasumbernya, makanya saya undang penjaga kantin,” katanya.

Setelah pemaparan materi oleh penjaga kantin sekolah, siswa berdiskusi dan menuliskannya di kertas sebelum mempresentasikan di depan kelas.

Dalam proses pembelajaran, siswa diberikan kesempatan bertanya apa saja kepada narasumber. Kemudian siswa secara berkelompok menuliskan hasil menyimak paparan narasumber, mempresentasikan hasilnya dan menulis refleksi.*

FOKUS PROGRAM