Terampil Menulis Daily Activities

Terampil Menulis Daily Activities

Para siswa menunjukkan Daily Activities yang dituangkan dalam lembar kerja (LK).

Para siswa menunjukkan Daily Activities yang dituangkan dalam lembar kerja (LK).

 

Oleh Wan Syahfina YH, S.Pd – Guru Bahasa Inggris SMPN 3 Air Putih

Batubara, Sumatera Utara – Selama ini siswa sering mengalami kesulitan menulis kalimat dalam Bahasa Inggris. Saya menemukan tiga faktor penyebab: (1) kurangnya minat belajar bahasa Inggris yang disebabkan oleh minimnya penguasaan kosa kata, (2) kurangnya buku penunjang, (3) serta tata bahasa yang belum dikuasai.

Saya mencoba mengatasi masalah itu dengan menerapkan materi pelatihan yang saya dapatkan dari Tanoto Foundation. Saya menerapkan unsur pembelajaran aktif MIKiR, membuat pertanyaan dan lembar kerja (LK), serta pengelolaan lingkungan belajar. Dengan menggunakan unsur MIKiR, siswa saya ajak mengalami proses menulis kegiatan Daily Activities atau kegiatan mereka sehari-hari dalam bahasa Inggris. Dimulai dari kegiatan di pagi hari hingga malam hari menggunakan struktur bahasa Simple Present Tense.

Untuk memastikan siswa memahami pembuatan kalimat Simple Present Tense, saya meminta semua siswa membuat kalimat sesuai pemahaman mereka. Kemudian, mereka saling memeriksa kalimat yang dibuat dengan teman-temannya berdasar panduan dari guru. Bagi yang belum benar membuat kalimat Simple Present Tense, saya minta diperbaiki dengan dibantu temannya yang sudah paham. Contoh kalimat Simple Present Tense yang saya dapatkan dari mereka adalah I wake up at six o’clock every morning; I go to school at seven.

Selanjutnya saya membagi siswa ke dalam 4 kelompok. Saya menggunakan laptop, in focus, dan pengeras suara untuk menayangkan video tentang aktivitas sehari-hari yang berjudul Daily Routines. Alamat situs video yang saya gunakan adalah https://bit.ly/2FI3hQD. Video tersebut menayangkan aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh seorang anak. Video  ditayangkan sebanyak dua kali agar siswa melihat penulisan dan mendengarkan pengucapannya dengan benar. Kemudian secara individu, siswa menulis dan mengucapkan kalimat-kalimat yang sudah ditayangkan di video dengan pengucapan yang benar.

Selanjutnya dengan arahan dan bimbingan guru, secara berkelompok, siswa berinteraksi saling bertanya dan menjawab tentang kata-kata sulit sehingga mereka mengerti maksud dari kalimat bahasa Inggris tersebut. Beberapa kata pada kalimat yang masih belum bisa dipahami oleh siswa, seperti “I get undressed” “ I take a shower” “ I comb my hair”. Di dalam kelompok, salah seorang siswa bertanya, misalnya “What is the meaning of undressed?” Siswa yang lainnya berusaha menemukan arti dari kata sulit itu di dalam kamus dan berdiskusi untuk menemukan arti kata tersebut.

Kemudian saya membagikan amplop kepada masing-masing kelompok. Amplop tersebut berisi kalimat-kalimat acak tentang Daily Activities. Berikut adalah kalimat acak yang diberikan kepada siswa.

Secara berkelompok siswa menyusun kalimat-kalimat acak tersebut menjadi kalimat yang tersusun secara berurut dari kegiatan awal sampai akhir. Kelompok yang tercepat akan mendapat penghargaan berupa bintang terbanyak. Para siswa sangat antusias dan berlomba untuk menyelesaikan tugas tersebut. Setelah selesai, salah satu siswa perwakilan dari kelompoknya mempresentasikan hasil kerja kelompok mereka dengan cara mengucapkan kalimat-kalimat Daily Activities yang mereka susun bersama dalam bahasa Inggris. kelompok lain menanggapi. Setelah selesai, guru memberikan susunan yang benar sebagai panduan bagi siswa menilai pekerjaaan mereka.

Selanjutnya guru memberikan tugas secara individu kepada siswa untuk menuliskan Daily Activities mereka sendiri dimulai dari pagi sampai malam dengan menyertakan foto mereka sendiri yang ditempelkan pada LK. Mereka diminta untuk kembali menggunakan LK dan terlebih dahulu mengisi kolom 3 sebelum memindahkan kalimat-kalimatnya ke dalam paragraf. Tulisan siswa kemudian dipajang secara berkelompok di tempat yang telah disediakan.

Diakhir kegiatan, guru beserta siswa saling memberikan refleksi terhadap proses dan hasil pembelajaran. Dengan penerapan MIKIR tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Siswa aktif mengikuti proses pembelajaran, dan mereka terlihat lebih percaya diri dan merasa berdaya karena contoh-contoh ungkapan yang disediakan.

Hasil karya siswa menulis Daily Activities yang dituangkan siswa dalam LK.

FOKUS PROGRAM