Perkuliahan di Masa Pandemi, Mahasiswa UNJA Rancang Alat Secara Virtual

Perkuliahan di Masa Pandemi, Mahasiswa UNJA Rancang Alat Secara Virtual

Hasil rancangan mahasiswa Universitas Jambi tentang alat berbasis Arduino Uno. Arduino adalah platform prototype open-source hardware yang dapat digunakan untuk membuat projek berbasis pemrograman.

Hasil rancangan mahasiswa Universitas Jambi tentang alat berbasis Arduino Uno. Arduino adalah platform prototype open-source hardware yang dapat digunakan untuk membuat projek berbasis pemrograman.

Jambi – Sejak akhir maret 2020, perguruan tinggi harus melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah. Hal ini membuat dosen dan mahasiswa harus segera beradaptasi dengan metode belajar yang baru. Saya sebagai dosen juga harus melakukan pembelajaran secara daring pada mata kuliah elektronika digital yang saya ampu.

Setelah mendapatkan pelatihan dari Program PINTAR Tanoto Foundation, saya diperkenalkan dengan beberapa platform yang dapat digunakan dalam pembelajaran daring diantaranya LMS e-learning kampus, google classroom, WhatsApp group, facebook group, Edmodo, youtube, zoom meeting, webex meeting, google meet, dll.

Namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya saya memilih grup WhatsApp sebagai media pembelajaran daring. Penggunaan WhatsApp dalam kegiatan pembelajaran dapat dipantau dan diikuti secara realtime oleh mahasiswa dan dosen. Penggunaan WhatsApp juga lebih hemat kuota dan tidak begitu terkendala dengan sinyal internet khususnya bagi mahasiswa yang berada di daerah.

Materi pokok yang dipelajari yaitu rancang bangun alat berbasis Arduino Uno. Materi ini
dipelajari selama 1 kali pertemuan dengan durasi pengerjaan projek 2 minggu. Adapun capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) yang akan dicapai yaitu mahasiswa dapat merancang alat berbasis arduino uno secara virual menggunakan aplikasi proteus.

A. Pra pembelajaran
Beberapa persiapan yang dilakukan sebelum dilaksanakan pembelajaran jarak jauh diantaranya: merancang sekenario pembelajaran, merancang LK, menyiapkan bahan ajar (IT), dan video pembelajaran/video demontrasi pembuatan virtual lab.

B. Kegiatan pembelajaran
1. Dosen menyampaikan topik yang akan dipelajari pada pertemuan 16 yaitu tentang “Merancang Alat Berbasis Arduino Uno” melalui pesan teks pada grup WA. Perkuliahan dibuka selama 14 hari.

2. Dosen membagikan link video pembelajaran tentang pengenalan aplikasi proteus dan tutorial merancang alat berbasis Arduino Uno secara virtual melalui whatapps group. Saya meminta mahasiswa menyimak video dan mengisi daftar hadir dengan cara memberi komentar pada laman video di youtube.

3. Setelah mahasiswa mempelajari isi video, mahasiswa diminta untuk merancang alat berbasis Arduino Uno secara virtual dengan aplikasi proteus. Dosen membagikan lembar kerja (LK) dalam bentuk file pdf.

Mahasiswa melakukan percobaan/membuat projek sesuai LK. Saya meminta untuk mendokumentasikan proses pembuatan projek dan unggahlah video tersebut pada laman youtube. Buatlah laporan yang berisi judul, latar belajang, tujuan, teori, metode, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan.

Proyek mahasiswa tersebut merancang alat berbasis Arduino Uno. Arduino adalah platform prototype open-source hardware yang dapat digunakan untuk membuat projek berbasis pemrograman. Hardware Arduino memiliki prosesor mikrokontroler ATMega yang dirilis oleh Atmel AVR, tetapi software yang digunakan memiliki bahasa pemrograman tersendiri. Untuk memprogram board Arduino, kita butuh aplikasi IDE (Integrated Development Environment) bawaan dari Arduino. Software Arduino IDE menggunakan bahasa pemrograman C/C++ . Software Arduino IDE dapat didonwload pada situs Arduino (https://www.arduino.cc/).

Namun mengerjakan projek secara berkelompok secara langsung tidak mungkin dilakukan sehingga projek tetap dikerjakan secara virtual dengan berbantuan aplikasi proteus. Proeteus merupakan salah satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk praktek rangkaian listrik dan elektronika secara virtual. Aplikasi ini dapat di download pada laman www.proteus.com. Pada aplikasi proteus, mahasiswa dapat secara virual merancang alat berbasis Arduino Uno. Salah satu hasil karya mahasiswa yaitu alat pendeteksi kebocoran gas.

Mahasiswa merekam semua proses tahapan pembuatan alat dan di upload ke youtube. Selain, selain itu mahasiswa juga mengkomunikasin pemeikirannya dengan membuat laporan yang dikumpulkan melalui WA grup.

Pembejaran jarak jauh yang dirancang ini mengakomodir unsur-unsur pembelajaran aktif MIKiR. Unsur mengalami terjadi saat mahasiswa mengamati video yang di bagikan oleh dosen dan lansung merancang alat secara virtual. Interaksi terjadi ketika berdiskusi di dalam group WA antar mahasiswa maupun dosen. Komunikasi dilakukan dengan cara membuat video dan laporan.

Video yang diunggah ke YouTube menjadi salah satu cara mengkomunikasikan hasil kerja dan pemikiran ke dunia luar. Refleksi dilakukan dengan mengisi angket yang diberikan melalui google form.

Pembelajaran jarak jauh yang diterapkan diharapkan dapat mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap. Mahasiswa dapat belajar secara mendiri dan terhindar dari covid-19.
Semoga pandemi ini segera berahir dan kita dapat belajar secara tatap muka kembali.
Di akhir perkuliahan jarak jauh, saya meminta beberapa mahasiswa untuk memberikan testimoninya, seperti Kholilah, ia mengakui perkuliahan jarak jauh tidak mengurangi semangatnya.

“Ada banyak hal yang saya peroleh setelah mengikuti perkuliahan ini, salah satunya adalah mengenai berbagai macam rancang bangun alat berbasis Arduino,” ujarnya.

Ella Julia Astuti, juga mengaku senang dengan mengikuti perkuliahan elektronika digital, apalagi sampai membuat proyek akhir perkuliahan.

“Saya banyak mendapatkan informasi, juga simulasi menggunakan proteus yang begitu canggih, yang sebelumnya saya berfikir bahwa simulasi menggunkan proteus itu susah, ternyata tidak, setelah saya banyak melihat referensi ternyata membuatnya sangat mudah, dan saya lebih mengerti tentang arduino dan cara kerja Arduino itu sendiri,” tukasnya.

Sedangkan Nabilla Eka Wijaya mengaku lebih berani mencoba berbagai percobaan apalagi di bantu oleh simulasi proteus profesional. “Lebih berani saja, apalagi dosennya menerapkan pembelajaran aktif walaupun jarak jauh,” ujar Nabilla.

Penulis: Fibrika Rahmat Basuki, S.Pd., M.Pd (Dosen Universitas Jambi)

Artikel praktik baik ini dimuat di media https://www.jambi-independent.co.id/read/2020/10/24/56026/perkuliahan-di-masa-pandemi-mahasiswa-unja-rancang-alat-secara-virtual

FOKUS PROGRAM