Percobaan Uji Amilum pada Bahan Makanan di Rumah

Percobaan Uji Amilum pada Bahan Makanan di Rumah

Walaupun belajar dari rumah, siswa kelas VI SDN Gumilir 06 Cilacap, Jawa Tengah tetap belajar aktif, bermakna, dan menyenangkan

Walaupun belajar dari rumah, siswa kelas VI SDN Gumilir 06 Cilacap, Jawa Tengah tetap belajar aktif, bermakna, dan menyenangkan

Belajar Aktif dari Rumah dengan MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi)  Saat Tanggap Darurat Covid-19

Cilacap, Jawa Tengah – Ibu Krista Adayu, guru kelas VI SDN Gumilir 06, Cilacap, Jawa Tengah menerapkan pendekatan belajar aktif MIKiR atau mengalami, interaksi, komunikasi, dan refleksi dalam mendampingi siswa belajar dari rumah.

Ia memanfaatkan WA group paguyuban orangtua untuk berinteraksi dengan para siswanya. Salah satunya pada pembelajaran IPA tentang percobaan Uji Amilum pada bahan makanan di rumah.

Ibu Krista yang juga fasilitator pembelajaran Program PINTAR Tanoto Foundation, membuat video 3 menit panduan melakukan percobaan Uji Amilum pada nasi, tahu, kentang, dan timun. Ia menggunakan Iodine sebagai pendeteksi indikator Amilum,

Video dan lembar kerja (LK) penugasan percobaan dikirimkan via WA group paguyuban orangtua siswa.

Siswa diberi kesempatan bertanya jawab dengan guru melalui WA untuk memahami tugas yang diberikan guru. Setelah itu siswa membuat percobaan dengan alat dan bahan yang tersedia di rumahnya, Mereka memberi tiga tetes iodine pada setiap bahan makanan yang diuji coba.

Bila Iodine berubah warna menjadi biru, maka bahan-bahan makanan tersebut mengandung Amilum atau zat tepung.

Setelah kegiatan percobaan, siswa menulis laporan dan mempresentasikannya melalui rekaman video.Laporan siswa dikirimkan melalui WA group paguyuban dan diberikan umpan balik oleh guru.

Ibu Krista juga mengembangkan beragam penugasan yang menarik, bermakna, dan menantang untuk siswa.

Contohnya, setiap hari siswa ditugaskan membaca buku bacaan yang disukai di rumah. Siswa menulis percakapan berbahasa jawa dengan orangtua sambil mempraktikkannya melalu rekaman video. Memasak dan membantu pekerjaan di rumah bersama orangtua. Membuat poster pencegahan Covid-19 bersama orangtua. Sampai senam di bawah sinar matahari selama 30 menit dengan gerakan ciptaan siswa sendiri.

“Pada kegiatan belajar dari rumah, saya tetap menerapkan pembelajaran aktif MIKiR seperti yang dilatihkan Program PINTAR Tanoto Foundation. Walaupun belajar di rumah, para siswa tetap belajar aktif, bermakna, dan menyenangkan,” kata Ibu Krista.

Artikel ini juga dipublikasikan di situs guru berbagi Kemendikbud: https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/percobaan-uji-amilum-pada-bahan-makanan-di-rumah/?fbclid=IwAR2hFy4lfhvtXWNekNyY6G6pV8harnc4hVTUpCQUoDYepTf5UdWZvrje_ZI#.XomV31c0NVg.whatsapp

FOKUS PROGRAM