Pengalaman Membuat Video Pembelajaran Jadi Makin Bermakna

Pengalaman Membuat Video Pembelajaran Jadi Makin Bermakna

Saya sebagai guru SMP Negeri Binaan Khusus Kota Dumai mencoba membuat inovasi video setelah mendapatkan pelatihan pembuatan video pembelajaran MPK dengan menggunakan aplikasi VN.

Untuk membuat video yang menyenangkan terlebih dahulu saya menentukan topik mana yang menjadi judul dari video lalu membuat sebuah script pembelajaran. Saya mengambil topik tentang mengidentifikasi informasi teks laporan percobaan.

Saya membuat video pembelajaran secara monolog dengan cara menanyakan percobaan sederhana apa yang pernah mereka lakukan baik di rumah maupun di sekolah? Setelah mereka melakukan percobaan, mereka pun menjawab melalui grup WhatsApp (WAG).

Kemudian saya mengajak siswa untuk mengamati tayangan video percobaan agar siswa mampu menginformasikan isi percobaan yang ditayangkan. Kemudian saya meminta siswa untuk menjawab secara klasikal dan diskusikan hasil kerja siswa juga secara klasikal.

Karena siswa sudah menjawab pertanyaan dalam kegiatan tayangan video, saya memberikan penegasan ulang untuk siswa ketika akan mengidentifikasi isi sebuah laporan percobaan. Lalu saya juga mengajak siswa untuk kembali mengidentifikasi Kembali sebuah tayangan video percobaan yang diambil dari YouTube.

Saya juga mengingatkan siswa untuk mengerjakan kegiatan dalam bentuk graphic organizer dan dikirim ke email saya. Dan ternyata antusias mereka membuahkan hasil yang luar biasa. Mereka mampu mengerjakan tugas yang saya berikan sesuai dengan harapan saya. Ternyata saat refleksi mereka sangat senang dengan pembelajaran seperti ini. Mereka lebih cepat memahami materi yang diajarkan.

“Biasanya guru saya memberikan tautan video yang hanya menerangkan materi saja tapi sekarang videonya lebih menyenangkan dan saya lebih paham”, ujar Nailah salah seorang siswa di tempat saya mengajar.

Tidak patah semangat

Meskipun masih banyak kendala ketika mengikuti pelatihan ini karena masih minimnya sarana untuk pembuatan video, tapi tidak menyurutkan langkah saya untuk terus belajar agar dapat menghasilkan video yang bermakna bagi siswa.

Saya memanfaatkan dinding mushola sekolah sebagai green screen saat membuat video. Untuk bisa mengambil posisi yang bagus dan tidak bergerak saya menempatkan smartphone di tumpukan buku, dan agar suara saya terdengar lebih keras saya menggunakan mic clip on dengan harga yang terjangkau.

Tidak disangka dengan alat seadanya saya mampu membuat video yang informatif. Pelatihan ini sangat bermakna bagi saya karena dari tidak tahu menjadi banyak ilmu. Pelatihan ini diharapkan dapat disebarkan kepada rekan sejawat di MGMP dan juga sekolah asal saya mengajar agar kita semua mampu membuat video pembelajaran MPK yang bermakna.

Saya selaku ketua MGMP Bahasa Indonesia di daerah Dumai Riau juga berharap agar anggota dan rekan sejawat lainnya dapat lebih baik lagi membuat video pembelajaran. Semoga hasil video yang telah dibuat dapat diunggah di website Dinas Pendidikan Dumai Belajo dan dapat dinikmati oleh seluruh pelajar di Kota Dumai.

Oleh Ibu Nolita, Fasilitator Daerah Dumai.

FOKUS PROGRAM