Mengidentifikasi Siklus Metamorfosis

Mengidentifikasi Siklus Metamorfosis

Siswa sedang bekerja sama mengelompokkan siklus metamorfosis hewan.

Siswa sedang bekerja sama mengelompokkan siklus metamorfosis hewan.

 

Oleh Erza Intan Anggraini, M.Pd  – Guru MI Muhammadiyah 01 Pekanbaru

Pekanbaru, Riau – Makhluk hidup berkembang-biak dengan berbagai macam cara. Proses perkembangbiakan makhluk hidup disebut sebagai metamorfosis. Kali ini, siswa kelas IV MI Muhammadiyah Pekanbaru akan belajar mengidentifikasi siklus metamorfosis pada makhluk hidup.

Pada awal pembelajaran, saya memberikan gambar siklus metamorfosis ayam, metamorfosis belalang, dan metamorfosis kupu-kupu. Pertanyaannya adalah apa perbedaan dan kesamaan dari ketiga gambar tersebut.

Siswa memberikan respon dengan menjawab pertanyaan tersebut. “Ketiga-tiganya mempunyai telur Bu. Ada siklus yang tidak ada pupa atau kepompong,” jawab beberapa siswa bersemangat. Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk mengeksplorasi pengetahuan awal siswa terhadap ciri-ciri metamorfosis.

Saya membagikan gambar-gambar siklus metamorfosis beberapa hewan kepada semua kelompok. Siswa mulai menggunting setiap siklus metamorfosis. Mereka mengelompokkan hewan berdasar kesamaan dalam proses metamorfosis. Ada ayam, kecoa, kadal, ikan, nyamuk, dll.

Dalam pembagiannya, ada 3 macam siklus metamorfosis yang terjadi yaitu metamorfosis sempurna, metamorfosis tidak sempurna dan tidak terjadi metamorfosis. Untuk lebih jelasnya, saya memberikan satu contoh siklus metamorfosis. Saya memberikan gambar metamorfosis pada kupu-kupu yang merupakan salah satu contoh metamorfosis sempurna. Setiap proses baru yang terjadi tidak mempunyai kesamaan bentuknya, mulai dari bertelur, ulat, kepompong, dan kupu-kupu.

Pada kegiatan kerja kelompok, siswa mengelompokkan binatang-binatang tersebut berdasarkan kesamaan siklusnya sehingga mereka menjadi lebih mudah dalam menentukan jenis-jenis metamorfosis. Mereka menyusun sesuai dengan jenis metamorfosis secara bersama-sama di kelompok.

Siswa juga berdiskusi antar kelompok. Mereka kembali memeriksa setiap siklus metamorfosis hewan yang saya bagikan mulai dari jenis hewannya, turunan pertamanya, sampai apakah bentuknya sama dengan hewan aslinya?

Setelah semua selesai menempel sesuai dengan pengelompokan metamorfosis, selanjutnya adalah kegiatan kunjung karya ke semua kelompok. Ada jawaban yang sama ada juga yang berbeda. Untuk setiap jawaban yang berbeda mereka menuliskannya di kertas. Proses kunjung karya sudah selesai dilaksanakan, semua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing. Semua siswa penasaran dengan hasil kerja mereka. Ada yang masih ragu antar sesama kelompok dan ada juga yang bersemangat mengonfirmasi ke saya mengenai perbedaan jawaban dari hasil kerja mereka.

Akhirnya, saya kembali memberikan penjelasan mengenai pengelompokan metamorfosis itu. Saya mencari contoh lain sehingga setiap siswa akan mendapatkan jawaban dari mereka sendiri. Proses review hasil pekerjaan siswa terjadi diantara mereka sehingga tidak ada yang merasa “dihakimi”.

Di akhir pembelajaran, kami menyimpulkan proses yang sudah dilaksanakan hari ini. Siswa sudah mampu menjelaskan perbedaan dari ketiga metamorfosis. Pembelajaran lanjutanya adalah siswa akan membawakan siklus metamorfosis dari binatang lainnya yang belum diuraikan dalam pembelajaran hari ini.

FOKUS PROGRAM