Dengan GO, Memahami Teks Bacaan Jadi Lebih Mudah!

Dengan GO, Memahami Teks Bacaan Jadi Lebih Mudah!

M.Fasya Ramadhan dan teman sekelompoknya menceritakan Kisah Merak dan Gagak dengan bantuan GO ADIKSIMBA.

Siswa kelas VI mempresentasikan GO yang mereka buat untuk memudahkan pengelompokkan informasi dan memahami isi bahan bacaan.

 

Oleh Serma Ulipa Simbolon, S.Pd

Guru Kelas VI SDN 040460 Berastagi, Karo

 

Sumatera Utara – Membaca merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi dari teks bacaan. Pemahaman siswa dalam membaca sangat diperlukan untuk dapat menemukan informasi pada bacaan.

Pengalaman saya selama ini siswa kelas VI yang sudah lancar membaca masih kesulitan memahami isi bacaan, Hal itu saya ketahui saat mengajak siswa menyampaikan informasi atau menceritakan kembali tentang isi bacaan, siswa kesulitan melakukannya.

 

GO Dipandu ADIKSIMBA

Pada pelatihan Modul II Program PINTAR Tanoto Foundation, saya mendapat materi keterampilan khas bahasa Indonesia yang salah satunya adalah mengembangkan Graphic Organizer (GO). Untuk membuat GO tersebut bisa dibantu dengan pertanyaan Apa, Dimana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana atau akronimnya ADIKSIMBA.

Dengan menerapkan GO dapat membantu siswa mengelompokkan dan meringkas informasi yang terdapat pada teks bacaan. Materi ini saya terapkan pada pembelajaran kelas VI tema 2. Pada awal pembelajaran saya memberikan teks bacaan berjudul “Pertempuran Ambarawa” kepada siswa.

Setelah selesai membaca, saya bertanya jawab dengan siswa. “Apakah kalian dapat memahami isi bacaan tersebut?” “Bisakah kalian meringkas isi bacaan secara lisan?” Siswa terdiam. “Informasi apa yang kalian temukan pada teks bacaan?” Beberapa siswa menjawab singkat.

Saya memperkenalkan akronim ADIKSIMBA dengan menggunakan peta pikiran di papan tulis. Siswa membuat pertanyaan dari setiap kata tanya ADIKSIMBA. Mereka bertukar pertanyaan dengan temannya. Siswa menuliskan jawaban pada peta pikiran di papan tulis.

Setelah semua peta pikiran terisi, salah seorang siswa membacakan ringkasan yang terdapat pada peta pikiran. Siswa jadi terbantu memahami isi bacaan.

 

Perkenalkan GO

Kegiatan berikutnya guru memperkenalkan beberapa jenis GO, yaitu diagram siklus, diagram venn, general graphic, KWHL chart, report GO, dan storytelling organizer. Siswa diberi kesempatan untuk mempelajari GO di kelompoknya dan bertanya kepada guru. Setelah memahami jenis-jenis GO, setiap kelompok mendapatkan bahan bacaan yang berbeda.

Judul-judul teks yang diberikan kepada kelompok, yaitu kelompok 1 “Kisah Burung Merak dan Gagak”, kelompok 2 “Manfaat Daun Pandan”, kelompok 3 “Pengelompokan Tumbuhan Hidrofit, Higrofit dan Xerofit”, kelompok 4 mendapat teks “Urutan Waktu Bergabungnya Anggota ASEAN”.

 

Buat GO Sesuai Teks Bacaan

Siswa berdiskusi untuk menentukan GO yang sesuai dengan teks masing-masing kelompok. Beberapa jenis GO yang digunakan oleh siswa secara berurut yaitu: (1) Storytelling Organizer. GO jenis ini digunakan pada teks cerita. Peta cerita dapat membantu siswa dalam mengidentifikasi unsur-unsur cerita. (2) KWHL chart (Know, What, How, Learn). GO jenis ini digunakan siswa untuk membantu mengatur apa yang akan mereka pelajari dan ketahui tentang topik yang dipelajari. (3) Diagram Venn. Kegiatan mengelompokkan tumbuhan. (4) General graphic. GO jenis ini digunakan untuk menunjukkan urutan waktu yang di dalamnya terdapat rangkaian peristiwa.

Siswa mulai berbagi membuat GO pada kertas plano. Mereka memasukkan informasi yang terdapat pada teks bacaan. Setelah itu setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan memberikan alasan pilihan GO yang mereka buat.

“Urutan waktu bergabungnya anggota ASEAN dimulai pada 8 Agustus 1967. Ada lima negara pendiri ASEAN, yaitu Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Malaysia,” demikian presentasi awal Ilham Syahsukri, perwakilan kelompok 4. “Kami tadi memilih jenis GO general graphic untuk memudahkan mengidentifikasi waktu bergabungnya anggota ASEAN,” katanya lagi.

Semua kelompok mendapat kesempatan presentasi. Dengan GO mereka dapat lebih mudah memahami dan menjelaskan isi bacaan. Setelah semua presentasi, hasil karya siswa dipajang dan guru memberi penguatan.

“Selama ini saya kesulitan memahami informasi dari bacaan. Dengan GO dan dipandu ADIKSIMBA memudahkan saya mengerti isi bacaan,” kata Santi Br Sagala dalam refleksinya.

M.Fasya Ramadhan dan teman sekelompoknya menceritakan Kisah Merak dan Gagak dengan bantuan GO ADIKSIMBA.

 

FOKUS PROGRAM